raja gagak berwajah nuri

gagak+nuri.jpg

Kebodohanku tidak dapat kututupi dengan penampilanku

Kalau ada yang tertipu tentu itu orang bodoh yang lain

Orang yang berakal akan mengurai isi, bukan penampilan

walau polesan dustaku selangit, polesan manis gincu berlumur mentega

namun ketika kenyataan jauh dari harapan

maka akan kutuai juga kutukan, dan orang yang berilmu memalingkan muka

maka janganlah kau tertipu penampilanku, tutur manis kataku

jika kau tak melihat diriku satu kata dengan perbuatan

maka kutuklah aku dengan sebutan pendusta

jika kau ingin remah rotiku sanjunglah aku

sampai kau lupa diri mana yang asli mana yang palsu

dan kau akan mati sebagai kutubusuk

jika kau tanya siapakah aku

akan kujawab aku adalah gagak berwajah nuri

 

 

Rhoma Irama nostalgia

lintasan,
perhentian,
persimpangan,
persinggungan,

jarak,
waktu,
ruang,

kau,
aku dan dia

rindu,
cinta dan benci

terperangkap di ruang kenangan
sementara hiruk pikuk sandiwara dunia menonton kita

mencoba hinggap di ranting telinga
tentang hati
dan kelakuan

Tak buta dua mata, namun tiada melihat
Tiada tuli telinga, namun tiada mendengar
Yang buta, yang buta, yang buta mata hatinya
Yang tuli, yang tuli, yang tuli kesombongannya
Sehingga tiada melihat tanda kebesaran Tuhan
Sehingga tiada mendengar peringatan dari Tuhan, oh
Adanya diri ini bukti adanya Tuhan
Adanya alam ini bukti adanya Tuhan
Yang buta, yang buta, yang buta mata hatinya
Yang tuli, yang tuli, yang tuli kesombongannya
Sehingga tiada melihat tanda kebesaran Tuhan
Sehingga tiada mendengar peringatan dari Tuhan, oh
Kebanyakan penghuni neraka
Dari bangsa jin dan manusia
Karena mereka tak menggunakan
Segala indera yang diberikan
Punya akal tapi tak berpikir
Punya hati tak merasa
Punya mata tapi tak melihat
Punya kuping tapi tak mendengar
Sebagai manusia yang punya pemikiran
Kalau tak kenal Tuhan maka seperti hewan

Rindu BUYA HAMKA

http://sangpencerah.id/2014/12/download-lagu-panggilan-jihad-karya.html

“Panggilan Jihad” Oleh: Buya Hamka

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allah Allahu Akbar

Kalam suci menyentuh kalbu berjuang
Maju serentak membela kebenaran
Untuk negara, bangsa dan kemakmuran
Hukum Allah tegakkan, hukum Allah tegakkan

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allah Allahu Akbar 

Putra-putri Islam harapan agama
Majulah serentak genggamkan persatuan, kalam Tuhan
Mari kita memuji, mari kita memuja
Peganglah persatuan kalam Tuhan

Kalam suci menyentuh kalbu berjuang
Maju serentak mencapai kemenangan
Untuk negara, bangsa dan keadilan
Panggilan jihad hidupkan, panggilan jihad hidupkan

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allah Allahu Akbar

Pemuda-pemudi Islam bangunlah
Panggilan jihad rampungkan
Wasiat Muhammad peganglah
Harta dan jiwa serahkan
Binalah persatuan, sirnakan perpecahan
Persatuan kalam Tuhan

Kalam Ilahi menuntut persatuan
Perpecahan melumpuhkan kekuatan
Pertikaian menguntungkan musuh Tuhan
Hanya iman tauhid dapat menyatukan
Tuntutan Agama menjadi tujuan
Panggilan jihad hidupkan, panggilan jihad hidupkan.

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allah Allahu Akbar

Ulama pemimpin islam dengarlah, demi agama sadarlah
Hentikan pertikaian, ciptakan perdamaian
Hentikan pertikaian, ciptakan perdamaian
Hentikan pertikaian, ciptakan perdamaian
Menuju persatuan kalam Tuhan.

Kalam Ilahi menuntut persatuan
Perpecahan melumpuhkan kekuatan
Pertikaian menguntungkan musuh Tuhan
Hanya iman tauhid dapat menyatukan
Tuntutan agama menjadi tujuan
Panggilan Jihad hidupkan, panggilan jihad hidupkan


Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allah Allahu Akbar
Panggilan Jihad hidupkan. (saif/sp)