Setumpuk Angka Untuk Demokrasi dan HAM

semoga tetap jernih, membaca sejarah.
jangan tertipu jargon korban, karena senyatanya korban adalah bukan mereka, mereka pelaku makar jelas sekali madiun, september65

Iwan Yuliyanto

komunisme

Bismillah …

Pada tanggal 18-19 April 2016, bertempat di Hotel Aryaduta, Pemerintah Jokowi melalui Dewan Pertimbangan Presiden dan Kantor Koordinator Politik Hukum dan Keamanan menggelar Simposium Nasional bertajuk ‘Membedah Tragedi 1965, Pendekatan Kesejarahan’.

Di hari kedua simposium tersebut, budayawan Muslim Taufiq Ismail membacakan puisi yang berkisah tentang “Angka-Angka”, meski berakhir dengan insiden pengusiran terhadap beliau. [Isi puisi bisa disimak di halaman dua jurnal ini].
Apa yang dimaksud dengan “angka-angka” tersebut?

Lihat pos aslinya 2.251 kata lagi

Iklan

Diterbitkan oleh

kicaucamar

seperti camar yang terbang melintas pulau menapaki waktu dengan suara ombak di https://katacamar.wordpress.com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s