Toleransi Palsu, Buah Dari Racun Pluralisme

Semoga kita bisa mengambil pelajaran

Iwan Yuliyanto

Bismillah …

Prinsip toleransi yang ditawarkan Islam dan yang ditawarkan pengasong pluralisme sungguh sangat jauh berbeda lho. Gak percaya? Mari simak deh perbedaannya di bawah ini.

Bentuk toleransi yang ditawarkan Islam itu sudah berjalan ratusan tahun di masyarakat kita di Indonesia. Contoh sederhananya adalah sebagai berikut:
– Yang Muslim mempersilakan yang Kristen menjalankan misanya.
– Yang Kristen mempersilakan yang Muslim sholat dengan tenang.
– Saat Muslim belajar di Jepang, temannya yang beragama Buddha mencarikan tempat makan yang halal bagi temannya yang muslim.
– Yang Muslim membiarkan umat lain beribadah dan berhari-raya tanpa mengusik mereka.
– Pas yang Kristen merayakan Natal, kawannya yang muslim say hello kepadanya dengan bertanya “Bagaimana suasana Natalnya? Meriah nggak?” atau “Nanti malam kebaktian Natal di mana?” atau “Salam ya buat keluargamu yang kini berkumpul merayakan Natal”, dan sebagainya sebagai bentuk perhatian dan penghormatan, meski tidak mengucapkan selamat.
– Yang Muslim dan Kristen sepakati olahraga bareng…

Lihat pos aslinya 1.214 kata lagi

Iklan

Diterbitkan oleh

kicaucamar

seperti camar yang terbang melintas pulau menapaki waktu dengan suara ombak di https://katacamar.wordpress.com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s