diamlah

Duhai kalbu
melukis semesta
rindu-rindu menukik
putaran sel-sel, proton, nutron
pada pijaran inti nurani
masih saja”diamlah!” belaimu meredam gemuruh
pesona dunia yang membelenggu
“diamlah!”
biar tumbuh tunas sayap dipunggungmu
“diamlah!”
jika bentangnya menyentuh senja
kepakkan sekali tinggalkan dunia menuju langit ketujuh

Iklan

Diterbitkan oleh

kicaucamar

seperti camar yang terbang melintas pulau menapaki waktu dengan suara ombak di https://katacamar.wordpress.com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s