dalam hening dan gelora

ketika akhirnya ku harus sendiri
kenapa harus risau
bukankah pada akhirnya ku akan sendiri
menapaki sebidang tanah yang tak lagi tumbuh bunga

ketika akhirnya ku harus sendiri
kenapa menakutkan sepi
bukankah malam-malam yang lalu
selalu kuhirup suara jengkerik dan dingin yang menderu

ketika akhirnya ku harus sendiri
mungkin batu nisan saja yang akan menemani
dan kuakan sibuk sendiri
menghitung jari peruntungan amal
tak perlu kehadiranmu
atau candamu
bahkan senyummu

dalam hening
dan gelora

pontianak 21 agustus 2014

Iklan

Diterbitkan oleh

kicaucamar

seperti camar yang terbang melintas pulau menapaki waktu dengan suara ombak di https://katacamar.wordpress.com/

9 tanggapan untuk “dalam hening dan gelora”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s