luka

Luka, kenapa engkau begitu nganga
pada tikam tanya
jerembab selaksa duka

lebam, biru
kuteriakkan namamu

Gapai, capai, lelah resah

Luka kenapa engkau begitu nganga
dia, dia biang segala luka

Sebisik diam, luruh
menyentuh
membasuh
pada hati yang rusuh dan lusuh

Diam, diamlah engkau
hening, heninglah engkau

Biarlah kutumpahkan segala airmata
biar, biarlah membanjir segala keluh

Mu
kuseru Mu
wahai muara segala duka
dekaplah daku
biar lelap dan tidak kalap
biar kuserap seruMu
menujuMU

 

Iklan

Diterbitkan oleh

kicaucamar

seperti camar yang terbang melintas pulau menapaki waktu dengan suara ombak di https://katacamar.wordpress.com/

7 tanggapan untuk “luka”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s