Tipuan cinta

inilah CINTA
inilah CINTA


Begitu banyak cerita cinta yang indah
Yang ditulis para pujangga
Romi dan yuli shakespeare
Laila majnun puisi nizami
Anna Karenina Leo Tolstoy
Ken arok dan ken dedes dalam sejarah
Semua tentang cerita cinta sampai mati
Begitu indah begitu puitis
Rangkaian kata-kata pujangga yang menghipnotis
Baguskah cerita itu?
Ya sebagai karya sastra, sebagai bacaan
Bisa mengikuti jejaknya?
Nanti dulu, tunggu dulu
Itulah keindahan yang menipu dan melenakan
Bagaimana tidak, semua tokoh di dalam memilih mati dengan tragis demi cinta
hebat kelihatannya, tapi buruk akibatnya
Inilah tuhan baru, tuhan bernama cinta
Sehingga semua nalar menjadi abai
Dan aturan jadi bualan
Ini tidak nyata, tapi kadang manusia terhipnotis untuk mengikuti jejaknya
Demi cinta katanya
Sehingga sering orang berseloroh potongan gentingpun bisa serasa coklat
Yang sekarang terjadi, cinta beda keyakinan
Seperti cinta tapi beda
Inipun telah menempatkan cinta sebagai agama
Cinta di atas Tuhan, telah menuhankan cinta
Mari bertanya ke dalam hati terdalam
Ketika memilih dan meyakini agama
Tujuan pilihan itu untuk mentaati keyakinan itu atau mengabaikannya
Kenapa ketika aturan telah disabdakan
Terus berontak dengan dalih cinta, dan berkata bukankah Tuhan yang mencipta cinta?
Kenapa tidak boleh mendamba cinta?
Cinta itu ujian dari Tuhan seperti juga harta dan lainnya
Maka ketika aturan sudah disabdakan
Sebagai hamba seberapa patuh manusia mengabdi padaNya
Atau memang manusia telah menduakanNya dengan mengabdi pada cinta
Atau manusia tidak memilih Tuhan, maka terserah saja
Hati-hati tipuan cinta
Indah dan melenakan
Jangan lupakan Tuhan
Kalau tidak ingin terjerembab karena cinta

Iklan

Diterbitkan oleh

kicaucamar

seperti camar yang terbang melintas pulau menapaki waktu dengan suara ombak di https://katacamar.wordpress.com/

22 tanggapan untuk “Tipuan cinta”

    1. ada banyak untuk disebut, namun ada banyak pula yang mengantri menjemput lukanya…. cinta deritanya harusnya berakhir jika mau ngikuti kriteria Rasulullah.. dinnya

    1. jika istri hanya status untuk penampilan status yang lain,
      kebutuhan dan kewajiban menjadi terabaikan,
      sehingga godaan menjadi sesuatu yang dibolehkan untuk dilakukan
      maka perselingkuhan menjadi indah kelihatannya
      namun walau nilai masyarakat yang mendua
      tetap saja tindak asusila tidak tertolerir
      sementara cinta tidak normal, menemukan godaan baru
      anna karenina terabaikan
      antara malu dan cinta selingkuh yang masih menggebu
      sakit hati terduakan, terombang-ambing
      sebuah lompatan mengakhiri hidupnya
      kereta tatap melaju
      meninggalkan genangan darah
      akibat tipuan cinta

      tragis…

  1. Sepakaaaaaaaaaat *ngacuungsetinggiawan*

    gw lebih tertarik ke cinta tapi beda..
    kata nyokap gw, cinta itu halus, ia bisa masuk dan membuai setiap insan yang dilanda panah asmara. Persoalannya adalah ketika cinta justru hadir pada perbedaan akidah. Disinilah sebenarnya kita dituntut untuk melogikakan cinta.

    Masing-masing keyakinan pastinya memiliki aturan yang kuat terhadap pemeluknya. Kalau ada yang bilang “itu cinta”, salah, melainkan itu nafsu. Bukankah dalam sebuah keyakinan/kepercayaan jelas aturannya bersama selamanya a.k.a nikah beda itu memiliki konsekwensi di mata Sang Pemilik Hidup? πŸ™‚

    *bujuuuuuuugdaghgwberasalagikasihtausiah* πŸ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s