martabat muslimah

Satu lagi kemuliaan untukmu perempuan muslimah. Hari pertama setelah cuti 3 hari terasa lebih segar karena sudah ketemu dengan orang-orang tercinta. Meski tidak berarti bahwa pertemuan itu berupa senyum-senyum kebahagiaan ada juga kesedihan menjadi bagian di dalamnya. Seperti manusia pada umumnya.

Mau ngomong apa sih kok jadi cerita keluarga, bukan-bukan itu yang ingin kubagi. Yang ingin kubagi adalah kebahagiaanku mengetahui satu lagi rahasia betapa Allah sangat menjaga martabatmu wahai wanita muslimah.

Masuk kerja nyambangi meja temen. Kutemukan secarik kertas hasil printout sebuah tulisan/artikel di republika online tentang Iddah atau masa tunggu setelah perceraian. β€œWanita-wanita yang ditalak hendaklah menahan diri (menunggu) tiga kali quru.” (QS. Al-Baqarah : 228)
Iddah yang membuat seorang ilmuan yahudi masuk Islam. Setelah membacanya Subhanallah, betapa Allah memuliakanmu wahai muslimah. Menjaga martabatmu dalam masa pernikahan atau setelahnya-setelahnya.

Ini dia artikelnya kuposting lengkap :
AMERIKA — Robert Guilhem, pakar genetika dan pemimpin yahudi di Albert Einstein College menyatakan dengan tegas soal keislamannya. Dia masuk Islam setelah kagum dengan ayat-ayat Al-Quran tentang masa iddah wanita muslimah selama tiga bulan. Massa iddah merupakan massa tunggu perempuan selama tiga bulan, selama proses dicerai suaminya.
Seperti dikutip dari societyberty.com, hasil penelitian yang dilakukannya menunjukkan, massa iddah wanita sesuai dengan ayat-ayat yang tercantum di Alquran. Hasil studi itu menyimpulkan hubungan intim suami istri menyebabkan laki-laki meninggalkan sidik khususnya pada perempuan.

Dia mengatakan jika pasangan suami istri (pasutri) tidak bersetubuh, maka tanda itu secara perlahan-lahan akan hilang antara 25-30 persen. Gelhem menambahkan, tanda tersebut akan hilang secara keseluruhan setelah tiga bulan berlalu. Karena itu, perempuan yang dicerai akan siap menerima sidik khusus laki-laki lainnya setelah tiga bulan.

Bukti empiris ini mendorong pakar genetika Yahudi ini melakukan penelitian dan pembuktian lain di sebuah perkampungan Muslim Afrika di Amerika. Dalam studinya, ia menemukan setiap wanita di sana hanya mengandung sidik khusus dari pasangan mereka saja.
Penelitian serupa dilakukannya di perkampungan nonmuslim Amerika. Hasil penelitian membuktikan wanita di sana yang hamil memiliki jejak sidik dua hingga tiga laki-laki. Ini berarti, wanita-wanita non-muslim di sana melakukan hubungan intim selain pernikahannya yang sah.

Sang pakar juga melakukan penelitian kepada istrinya sendiri. Hasilnya menunjukkan istrinya ternyata memiliki tiga rekam sidik laki-laki alias istrinya berselingkuh. Dari penelitiannya, hanya satu dari tiga anaknya saja berasal dari dirinya.
Setelah penelitian-penelitian tersebut, dia akhirnya memutuskan untuk masuk Islam. Ia meyakini hanya Islam lah yang menjaga martabat perempuan dan menjaga keutuhan kehidupan sosial. Ia yakin bahwa perempuan muslimah adalah yang paling bersih di muka bumi ini.

Redaktur: Dewi Mardiani
Reporter: Umi Lailatul
Sumber : REPUBLIKA.CO.ID

Iklan

Diterbitkan oleh

kicaucamar

seperti camar yang terbang melintas pulau menapaki waktu dengan suara ombak di https://katacamar.wordpress.com/

11 thoughts on “martabat muslimah”

  1. rahasia masa iddah, rahasia sunat, rahasia babi…semua mulai terungkap oleh penelitian ilmiah…menunggu lebih banyak rahasia lagi yang terungkap πŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s