sepucuk rindu dari Adelaide

Assalamu’alaikum dek,
Apa kabarmu dek? Bagaimana kabar ibu dan adek-adek? Semoga kalian semua baik-baik saja. Maafkan kakak karena kesibukan jarang berkirim kabar, apalagi harus nyiapin salsabella sekolah, rencananya di Ascot Park Kindergarten itu di 630 Marion Road. Kau tentu akan kaget melihat perkembangan bella, dia cantik seperti dirimu, lebih Indonesia hanya rambutnya sedikit pirang seperti rambut ibunya. Kami sekeluarga Alhamdulillah baik.

Ya, sudah cukup lama juga ya dek, kakak tak berkirim kabar,ibu sehat khan dek? Salam sujud untuk ibu ya, sampaikan juga salam kakak iparmu pada ibu, kakak kangen sama masakan laut ibu, disini jarang hampir tidak pernah jumpa masakan khas daerah kita, memang sih ada teman-teman dari Indonesia, seperti lebaran tahun lalu, menu utamanya opor dan lontong yah itu memang masakan favorit lebaran ya.

Banyak kenangan disini, ingat ketika kau dulu masih secondary schools, sepulang sholat di masjid kamu selalu ngajak kakak jalan ke Marion Library Service, katamu di sana kamu seperti di surga dengan segudang buku-buku yang bermutu, sampai-sampai membuat banyak orang menoleh karena tingkahmu dek, ingat? Kau memasuki library sambil menari-nari, kagum pada buku-buku yang berjejer rapi dan banyak.
Dan dalam satu kesempatan kau berkata “kak, suatu saat nanti aku akan buat surgaku sendiri” “apa itu dek?” “akan kubuat perpustakaan yang nyaman di rumahku sendiri, di sana akan kukumpulkan buku-buku yang bagus-bagus, nanti kakak boleh kok ikut bermain di dalamnya” amin kataku. Kamu masih ingatkan ?
Lantas lelah dari library kita jalan-jalan ke Daws road, pilihan kita kebab yang enak dari Lebanon restoran, tempat halal food kesukaanmu juga kesukaan kakak, kamu bisa menghabiskan dua picis, hmm saosnya enak katamu sambil mengusap lelahan saos mayones dibibirmu yang memonyong karena penuh suapan kebab.

Saat ini lagi late winter dek, (musim dingin di Australia adalah Juni/Juli/Agustus), udaranya ndak terlalu dingin, berkisar antara 8-20 degree C. Matahari masih bersinar cukup terik di siang hari, bahkan semalam turun hujan. Di Bogor masih banyak hujankah dek? Gimana kuliahmu dek? Cepat selesain ya dek dan cari bea siswa S2 dan kita boyong ibu dan adek-adek ke Adelaide seperti impianmu, bisa tinggal lagi disini Adelaide.
Condada Avenue masih seperti dulu dek, disini suasana masih nyaman tidak terlalu bising seperti kota Jakarta, atau Bogor yang katanya sudah mulai macet. Halaman rumah kita mulai di tumbuhi banyak bunga karena kakak iparmu suka sekali berkebun sudah asri dek, tidak seperti dulu ketika kita pertama tinggal disini, jadi kapan kamu dan ibu ke Adelaide dek?

Kakak tunggu kabarmu dek, sekali lagi sujud untuk ibu dan kangen untuk adek-adek, oh ya salam sayang dari ponakan Salsabella.

Dari kakakmu sekeluarga

Iklan

Diterbitkan oleh

kicaucamar

seperti camar yang terbang melintas pulau menapaki waktu dengan suara ombak di https://katacamar.wordpress.com/

7 tanggapan untuk “sepucuk rindu dari Adelaide”

    1. yang di Bogor ada nenek, ada adek, ada datuk, ada sepupu, ada istrinya ponakan (eh di Sumedang ujung) ada temen, ada aaah pokoknya banyak deh (sambil ngibas-ngibas rok…Lho 🙂 😀 😛 )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s