ingkar (ungkapan ndak penting)

Bagaimanakah hati harus mengucap salam
Ketika kesunyian malam mendekap sampai kesiangan
Seperti patah hati rasanya
Tetap saja sapa candamu kurindu
Meski kita tidak sedang jatuh cinta
Ayolah sapa aku, lepaskan selimut malamku
Kuingin kehangatan pagi, dan senyum indahmu
Tetap saja aku kehilangan
Seperti patah hati rasanya
Atau kusapa kamu
Tapi janji untuk membalasnya
Ayolah sepi ini seperti melewati lorong kebun sawit
Rindang tapi tetap saja mencekam
Kenapa harus ada rindu padahal kita tidak sedang jatuh cinta
Atau karena kita mengingkarinya?

Iklan

Diterbitkan oleh

kicaucamar

seperti camar yang terbang melintas pulau menapaki waktu dengan suara ombak di https://katacamar.wordpress.com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s