melukis bulan

http://www-ceritahati.blogspot.com/2011/02/jiw4-s4ng-pecint4.html

Malam ini bulan cerah sayang
Adakah kau melihatnya?
Ataukah gemerlap kota menutupi
Mari pulang sayang
Ke desa dan bermain di dangau
Tepi sawah, tempat kita menimang bulan
Bernyanyi bersama padi yang menguning dan menjadi keemasan disinari bulan
Malam ini bulan bundar sayang
Adakah kau melukisnya?
Atau pesona clubbing telah membiusmu bersama asap jiwa melayang?
Dulu kita melukis bulan di pelataran bersama bocah yang menyanyikan lir-ilir
Mari pulang sayang
Kita hitung bintang di teras rumah kita
Dan secangkir jahe untuk penghangat kita berdua
Mereka-reka ada anak kita dikeriangan bocah yang menyanyi lir-ilir
Aku tahu engkau lelah sayang, karena riasan menyembunyikan luka dalam tawamu
Mari pulang sayang
Tinggalkan semua semu itu dan berselimut bulan
Mari renda lagi, cerita keriangan anak kita di antar bocah yang menyanyi lir-ilir
Ya sayang
Bocah yang menyanyi lir-ilir di bawah purnama
Payung cinta kita
Cinta kita

 

Iklan

Diterbitkan oleh

kicaucamar

seperti camar yang terbang melintas pulau menapaki waktu dengan suara ombak di https://katacamar.wordpress.com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s