jalan jalan ke bengkayang

bengkayang tahun 1920-an

{{slideshow}}

Jalan-jalan ke Bengkayang
Bengkayang? Nama apa itu? Nama kotakah? Dimana itu? Mungkin beberapa pertanyaan lain terkait nama itu, saya yakin banyak dari kita tidak begitu mengenal nama itu dibanding dengan Singkawang misalnya yang sering di ekspose di media jika menjelang perayaan Imlek, karena tradisi dari komunitas yang besar dari saudara kita keturunan tionghoa di daerah tersebut.
Terus paling nyari tahu ke mbah google, dan mbah wiki deh ngasih tahu. Memang saya sendiri baru tahu setelah ada tugas kesitu. Oh ternyata Bengkayang itu nama Kabupaten di Kalimantan Barat, letaknya persis di bawah brutu burung besar borneo. Sebelumnya merupakan pemekaran dari Kabupaten Sambas menjadi Kabupaten Bengkayang, Kota Singkawang dan Kabupaten Sambas itu sendiri. Terletak di bagian utara Kalimantan Barat, Kabupaten ini berbatasan langsung dengan Sarawak, Malaysia
Ada apa sih di Bengkayang?
Perjalanan dengan kendaraan darat kira-kira 4 jam dari kota Pontianak, melewati Kabupaten Pontianak terus bagian wilayah kabupaten Landak memasuki wilayah bengkayang maka kita akan melewat banyak jalan berkelok dan kau akan menikmati suasana pedesaan yang lengang.
Bagi kita yang sudah terbiasa tinggal di kota besar melewati jalanan ke bengkayang maka kita seperti menembus lorang waktu flashback ke masa lalu. Ketemu rumah penduduk sekali-sekali, rumah sederhana berdinding kayu yang melapuk, walaupun sudah ada juga beberapa yang berdinding batako.
Melewati jalan dengan hutan terus kebun-kebun karet dan sekali-sekali sawah yang tidak terlalu luas, jangan kaget kalau sesekali kau akan menemui babi berkeliaran di jalan karena memang bagi suku asli dayak babi seperti juga hewan ternak lainnya di lepas disusuh cari makan sendiri.
Yang pasti kita akan menikmati udara segar sepuasnya, gratis, (maka nikmat Tuhan mana lagi yang kamu dustakan?) melewati juga bukit-bukit maka ketika memasuki kota Bengkayang, kita akan berada di sekililing bukit-bukit yang hijau berkabut, sejuk dipandang mata.
Nginep di mana?
Kalau kalian punya nyali bisa nginep di Mess Pemda Bengkayang, sebenarnya mess Pemda ini cukup bagus karena dibangun memang untuk menajdi rumah penginapan pejabat yang datang, letaknya tinggi di atas bukit dan berhalaman luas, bersebelahan dengan sebuah klenteng . Rumah besar dengan ukuran kamar yang besar dua bed nomer satu masuk jadi satu dengan kamar mandi yang luas, meja rias dan tivi besar dan teras, dan ada beberapa kamar lain dengan luas yang sama, bukankah itu fasilitas yang bagus untuk menginap? Tapi ya itu cerita-cerita yang beredar bahwa di mess itu ada hantunya………huii sereeem.
Kata seseorang yang pernah menjadi pekerja di situ, pada waktu itu dia sedang memasang AC di ruang utama, karena tinggal finishing sedikit lagi katanya, hari sore menjelang maghrib dia tetap menyelesaikan pekerjaannya, hingga tiba-tiba sesosok makhluk ghaib melintas di depannya, hah…? Sesosok perempuan berpakaian putih (kuntilanak kah ?..entahlah) Dia tercekat dan menghentikan pekerjaannya, buru-buru pulang….Hiiiiih …sereem
Ndak mau nginep di mess? Ndak usah khawatir, untuk saat sekarang bengkayang sudah punya hotel sekelas bintang satu atau dua, hotel Lala Golden namanya, lumayan fasilitasnya breakfast dan resto ada, menu ikan kakap merah pindang asyik juga, dan yang lainnya.
Hotel yang kalau pagi kita jalan-jalan kita potret sepeti istana di atas awan karena di selimuti kabut.
Nah ini dia bagi kamu yang hobby fotografi maka bengkayang menyediakan banyak sekali spot-spot yang dapat di jepret, dari suasana keindahan pagi, alam yang berbukit dan kolam-kolam teratai di bengkayang banyak sekali dan bangunan tua klenteng, pasar dan kehidupan masyarakatnya yang beda dengan kehidupan yang biasa kita jalani itu sesuatu yang asyik untuk di eksplore.
Masih ada satu lagi, kamu juga bisa berkunjung ke air terjun tujuh trap Riam Berasap yang terletak di Dusun Dawar/Segonde, Desa Pisak, Kecamatan Tujuh Belas/Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, cukup tinggi dengan air yang sejuk, masih alami. (jadi pengin mandi…….)
So, siapa yang mau jalan-jalan ke Bengkayang ?

(catatan : Saya sudah nginep di mess pemda dan ketakutan itu tidak beralasan, selama kita yakin bahwa kita tidak macem-macem dan berdoa tentunya)

Iklan

Diterbitkan oleh

kicaucamar

seperti camar yang terbang melintas pulau menapaki waktu dengan suara ombak di https://katacamar.wordpress.com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s