doa hujan

Hari ini hujan turun lagi  
Begitu menderas, butiran nya seperti menimpuki setiap kesendirian
Kupandangi air yang jatuh, membelai daun-daun dan bunga 
Begitu riuh, seperti tawa anak-anak yang bermain

Bagaimana dengan kesendirianmu dan hujan
Mungkinkah tetasannya masih terlihat indah ?
Ataukah air mata yang menderas?

Aku ingin menjadi dewa cinta yang membidik panah
Pada dua hati yang sendiri dan saling merindu      
Aku ingin menjadi bapak yang menyatukan tangan
Sambil berucap “kunikahkan putriku dengan sang kekasih, dengan mas kawin seperangkat tekad membina keluarga sakinah mawaddah warahmah”
Aku ingin membantumu merengkuh mimpi itu      
Agar butir air hujan yang menetes di jendela menjadi intan 
Dan melihatmu bercanda
Dengan belahan jiwamu, buah hatimu
Atau kalau tidak,                   
Ingin kumembantumu menapaki hari-hari             
Agar ketegaran menjadi pijakanmu

Masih banyak yang bisa kau bagi                             
Dalam kesendirianmu

Itulah doaku.  Amien

anggrek

Iklan

Diterbitkan oleh

kicaucamar

seperti camar yang terbang melintas pulau menapaki waktu dengan suara ombak di https://katacamar.wordpress.com/

2 thoughts on “doa hujan”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s